Bandung, 30/7 (ANTARA) - Sembilan jenis permainan akan dilombakan dalam Kaulinan Urang Lembur "Alimpaido" II yang digelar Bidang Kepariwisataan Disparbud Jabar, di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat, Jl. Dipatiukur, Bandung pada 7-8 Agustus 2010.

Sekitar 26 kabupaten dan kota se-Jabar, akan turut serta, dan mahasiswa asal 4 provinsi yaitu Bangka Belitung, Lampung, Bali dan Sulawesi Utara, dana mahasiswa asing yang merupakan mahasiswa yang studi di Bandung, turut juga dalam ajang lomba "kaulinan barudak" ini.

"Ada 13 mahasiswa asal Korea Selatan, yang sedang studi di Bandung akan berpartisipasi," kata Kepala Disparbud Jabar Herdiwan kepada wartawan di Bandung, Jumat.

Mereka akan diperkenalkan dan mencoba permainan tradisional asal Jawa Barat.

Rencananya kita juga mengajak provinsi lain yang tergabung dalam MPU (Mitra Praja Utama).

Namun, hingga saat ini pihak panitia belum menerima konfimasi jika mereka akan ikut serta dalam Alimpaido kali ini, katanya.

Ia menjelaskan kesembilan jenis permainan yang akan dilombakan yaitu Egrang, Kelom Batok, Rorodaan, Engkle/Sondah, Sorodot Gaplok, Perepet Jengkol, Gatrik, Gasing dan Bedil Jepret.

Kesembilan permainan ini merupakan kaulinan asli Jabar yang dilombakan dalam ajang Alimpaido.

Alimpaido disini diartikan sebuah olimpiade atau lomba yang memperkenalkan keragaman permainan tradisional di wilayah Jabar, untuk melestarikan budaya lokal yang telah tergeser permainan modern.

"Alimpaido tahun ini merupakan yang ke-2 kalinya. Secara rutin diselenggarakan setiap tahun. Ada tambahan permainan baru yang dilombakan," katanya.

Ditambahkannya, Alimpaido dilakukan secara rutin agar pelaksanaan ini tahun ke tahun menjadi sarana konservasi kaulinan tradisional, yang dalam perkembangannya akan banyak permainan yang bisa dilombakan.

Dikatakannya, total peserta sekitar 200 orang. Perwakilan dari setiap kabupaten, kota yaitu 5 pemain plus 1 orang official dan provinsi 4 pemain.
"Sedangkan 13 mahasiswa asal Korsel yang kuliah di Jawa Barat, akan kita coba perkenalkan, dengan aneka ragam permainan tradisional rakyat Jabar," katanya.

Jabar akan promosikan kaulinan tradisional Jabar kepada dunia. Karena, kaulinan asli Jabar dapat menjadi daya tarik wisata, meningkatkan persahabatan, persatuan dan kesatuan. Selain itu, memacu motivasi dalam mencintai nilai-nilai budaya kita sendiri,' katanya menambahkan. ***4***