ORMAS NASIONAL DEMOKRAT TETAP JADI RUMAH BERSAMA

ANTARAJAWABARAT.com,1/2 - Ketua Umum Ormas Nasional Demokrat Surya Paloh menegaskan organisasi yang dipimpinnya merupakan rumah bersama bagi seluruh warga negara Indonesia yang ingin merestorasi Indonesia.
"Saya tegaskan Ormas Nasional Demokrat tetap merupakan rumah bersama dari warga negara Indonesia yang menginginkan restorasi, dan teta pada misi berdirinya organisasi ini," kata Surya Paloh di sela-sela HUT ke-2 Ormas Nasional Demokrat yang digelar di Hotel Harris Kota Bandung, Rabu.
Menurut dia, Misi utama ormas itu membawa gerakan perubahan dengan mengutamakan nilai-nilai moralitas yang didampingi kemampuan profesionalitas.
"Tidak mungkin kita akan berhasil membawa gerakan perubahan ketika kita meninggalkan komitmen moralitas kita sendiri," katanya.
Terkait adanya kegamangan dan kegalauan dari sebagian anggotanya terkait posisi Ormas Nasional Demokrat terutama dari anggota yang sudah eksis di partai, ia menegaskan bahwa tetap menegaskan langkah pada gerakan moral.
Menurutnya, organisasi kemasyarakatan itu tetap menjalankan visi dan misinya membawa gerakan perubahan restorasi nasional yang sarat dengan moralitas yang dalam kesehariannya sarat dengan pekerjaan-pekerjaan sosial kemasyarakatan dan kemanusiaan.
Ia mengakui gerakan moralitas tidak akan mampu mengimplementasikan gagasan dan pikiran secara langsung dalam sistem demokrasi dan konstitusi di Indonesia, sehingga membuat apa yang dilakukan melalui gerakan moralitas bisa seperti menegakkan benang basah.
"Saya pikir kita tidak boleh munafik untuk mengatakan kita tidak menginginkan hal itu, tidak ada satupun kaum pergerakan yang mengharapkan agar upaya pergerakan yang dilaksanakannya tidak menghasilkan apa-apa, apalagi gagal," tegas pria yang juga pengusaha media itu.
Seperti halnya Nasional Demokrat, kata Surya Paloh, gerakan perubahan untuk restorasi Indonesia yang diusungnya berhasil. Untuk itu diperlukan sinergi kuat yang menerus dan ormas itu tidak akan membeda-bedakan kadernya yang berasal dari beragam latar belakang, termasuk dari berbagai partai yang ada di Indonesia.
Terkait lahirnya Partai Nasdem, kata Surya Paloh berpendapat tidak ada yang dirugikan dengan lahirnya partai itu karena kelahirannya memberikan kontribusi bagi mereka. Sedangkan bagi kader ormas dari partai lain bisa memberikan alternatif pilihan.
"Kalau di partai asalnya dia lebih baik, silakan tetap di partainya, tapi jika merasa lebih baik di Partai Nasdem, yach silakan bergabung," katanya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Sekjen Ormas Nasional Demokrat, Syamsul Maarif yang menegaskan bahwa Ormas Nasional Demokrat bukan Partai Nasdem. Ia sendiri masih Dewan Pembina Partai Golkar, sama dengan kader partai lainnya yang bergabung dengan ormas itu.
"Sejak awal Ormas Nasional Demokrat adalah rumah bersama, terkait lahirnya Partai Nasdem itu aspirasi dari kader muda, silakan saja. Partai itu merupakan satu saluran dari sembilan puluh sembilan persen saluran demokrasi lainnya yang ada di Indonesia," kata Syamsul Maarif.
Ia menegaskan, hingga saat ini Ormas Nasional Demokrat tetap pada visi dan misinya sebagai gerakan moralitas, rumah bersama berbagai potensi dan golongan.
"Ormas Nasional Demokrat yach Nasional Demokrat bukan ormas Nasdem, hanya publik menganggap sama dengan partai yang lahir itu padahal jelas beda, kami tetap pada semangat awal berdirinya Ormas ini sebagai gerakan moralitas," kata Syamsul Maarif.
Menurut dia, Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) yang digelar pada HUT ke-2 Ormas Nasional Demokrat, Selasa (31/1) itu merupakan salah satu upaya untuk menegaskan posisi Ormas itu pascakelahiran Partai Nasdem.
Salah satu rekomendasi Rakorsus yang diikuti oleh pengurus pusat dan pengurus wilayah Nasional Demokrat itu adalah menegaskan posisi Ormas Nasional Demokrat setelah lahirnya Partai Nasdem harus disosialisasikan kepada masyarakat agar ada kejelasan tentang hubungan kedua organisasi itu.
"Rencananya akan digelar Kongres Mei 2012 mendatang, salah satunya mereposisi organisasi sekaligus menegaskan kembali gerakan moral ini," kata Syamsul Maarif itu menambahkan.
Syarif A























