PASCABANJIR BENGKEL SEPEDA MOTOR RAMAI DIPADATI PELANGGAN

ANTARAJAWABARAT.com,3/2 - Pascabanjir yang merendam lima kecamatan di kota Cirebon, Jawa Barat, Kamis malam, sejumlah bengkel ramai dipadati pemilik sepeda motor akibat kendaraan mereka rusak terendam air.
"Jumlah pengunjung yang datang meningkat hingga empat kali lipat dibandingkan hari biasa, kini sekitar 40 sepeda motor antre menunggu diperbaiki,"kata Aris pemilik bengkel sepeda motor di Perumnas kelurahan Larangan Harjamukti kota Cirebon, Jumat.
Ia mengatakan, rata-rata sepeda motor yang datang mengalami kerusakan pada sistem pengapian akibat terendam banjir, ada sebagian air masuk ke mesin sehingga tidak bisa digunakan.
"Perbaikan akibat terendam banjir tidak mudah karena sepeda motor produksi sekarang banyak menggunakan jaringan elektrik sehingga air masuk terjadi konslet harus diperiksa dari aliran listriknya,"katanya.
Kendaraan roda dua tidak akan mampu berjalan jika air banjir melebihi posisi pengapian, sehingga sepeda motor tersebut mesinnya mati mendadak, sebaiknya hindari banjir supaya kendaraan aman jangan memaksakan melintas.
Sementara itu Kurniawan salah seorang pengunjung bengkel sepeda motor mengatakan, banjir yang merendam kota Cirebon tidak diduga karena saat dirinya berada di kantor diguyur hujan, dua jam kemudian air di Jalan Tentara Pelajar sudah mencapi satu meter.
Semua kendaraan yang berada di lahan parkir terendam, seperti sepeda motor miliknya terpaksa dibawa ke bengkel karena sudah dicoba namun mesinnya tetap mati, setelah dibuka didalam knalpot dan mesin dipenuhi air, selain roda dua puluhan mobil rusak akibat banjir tersebut.
Beberapa bengkel sepeda motor sepanjang jalan Larangan ramai dikunjungi warga sekitar yang rumahnya terendam banjir seperti bengkel Salim dibantaran kali Cikalong kelurahan larangan, ternyata banjir tersebut membawa berkah bagi pemilik bengkel.
Enjang S























