TUJUH IMIGRAN DIRAWAT DI PUSKESMAS CIPATUJAH
ANTARAJAWABARAT.com,4/2 - Sebanyak tujuh imigran gelap asal Timur Tengah korban kapal tenggelam mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu.
Kapolres Tasikmalaya, AKBP Irman Sugema menjelaskan, beberapa imigran dirawat karena kondisi kesehatannya buruk seperti mengalami dehidrasi serta kedinginan akibat sempat terapung-apung di lautan.
"Kemugkinan imigran yang dirawat itu kecapean, dehidrasi dan kedinginan," katanya.
Selanjutnya, para imigran yang dirawat akan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tasikmalaya untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Setelah dipastikan kondisi kesehatannya normal, kata Irman, akan dikumpulkan bersama dengan imigran lainnya di markas Polres Tasikmalaya.
Sementara itu, tercatat imigran yang menjadi korban kapal karam sebanyak 49 orang sudah termasuk imigran yang dirawat.
Kemudian 49 orang imigran sudah diamankan di markas Polres Tasikmalaya sebelum tiba ke kawasan pantai Cipatujah.
"Jadi mereka ini berangkat dari Ancol Jakarta dua rombongan, yang satu rombongan sudah kita amankan dan yang satu lagi mereka berhasil naik kapal," katanya.
Peristiwa kapal karam yang ditumpangi imigran tersebut karena mengalami kebocoran kemudian kerusakan mesin di tengah lautan.
Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, karena cepat tertolong oleh para nelayan dan petugas Polair yang melakukan patroli. ***3***
(U.KR-FPM/B/S023/S023) 04-02-2012 16:16:32























