14 SENIMAN MERIAHKAN HUT KE-14 "AIRPLANE SYSTM"
ANTARAJAWABARAT.com,14/2 - Sebanyak 14 seniman beraksi mendesain T-shirt untuk memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 "distro" (distribution store/outlet atau toko aksesoris) "Airplane Systm" Bandung.
Kegiatan bertajuk "Airplane 14th Anniversary-Fourteen For Teenage Season Launching" yang dihadiri belasan seniman itu digelar di Simpul Space, Jalan Purnawarman, Kota Bandung, Selasa.
Seniman yang hadir antara lain Theresia Pardede (anggota DPR RI), Tisna Sanjaya, Irawan Karseno, Tegep Oktaviansyah, Tita Larasati, dan sejumlah seniman muda lainnya.
Kegiatan itu ditandai dengan prosesi melukis dalam 14 menit yang dikomandoi oleh vokalis band Serieus Bandung Canil serta Pimpinan Airplane Systm Fiki Satari.
Hasil karya ke-14 seniman itu dijadikan sebagai desain kaos edisi khusus "distro" itu.
Desain itu akan digunakan oleh "Airplane Systm" dan hasil penjualan kaos yang dilakukan dalam bentuk lelang akan diperuntukan kegiatan sosial guna mendukung pendidikan kreatif bagi masyarakat yang tidak mampu.
"Hari ini tepat 14 tahun lalu, kami merintis distro yang hingga saat ini masih bisa eksis, kami sangat bangga dan apresiasi kepada generasi muda yang menghargai karya distro yang berkembang sejak 1998," kata pemilik Airplane Systm, Fiki Satari.
Di tengah persaingan yang makin kuat, distro Airplane telah mampu merambah hingga ke seluruh Indonesia dan bahkan mancanegara serta bersaing dengan produk luar negeri.
Pemasaran ke mancanegara, kata Fiki dilakukan dengan memanfaatkan jejaring sosial dan internet. Bahkan pasokan untuk Singapura, Malaysia dan Perancis sudah rutin setiap bulannya.
"Permintaan tinggi di Malaysia membuat kami membuka counter di sana, tepatnya di Kualalumpur dan Kuala Trengganu, produk yang dibuat distro antara lain kaos, celana, sweater, jaket hingga sepatu," katanya.
Sementara itu, Theresia Pardede, artis yang juga anggota DPR RI yang ikut ambil bagian dalam kegiatan itu, menyebutkan keberadaan industri kreatif seperti distro harus terus didukung karena pertumbuhannya memberikan kontribusi yang berarti bagi pertumbuhan perekonomian nasional.
"Dari sisi lapangan kerja, distro mampu menyerap tenaga kerja. Distro merupakan solusi nyata untuk mengurangi angka pengangguran," kata Tere.
Dukungan dari pemerintah melalui kebijakan yang dibuat tetap dibutuhkan oleh distro, termasuk kebijakan untuk memberi kemudahan bagi industri kreatif, termasuk distro, terutama dalam mengakses kredit dari perbankan.
Sementara itu, seniman yang juga pengajar Fakultas Seni Rupa ITB, Tisna Sanjaya, menyebutkan distro merupakan generasi ekonomi kreatif yang lahir tahun 1998 yang ternyata memberikan inspirasi dan inovasi bagi generasi muda, khususnya di Kota Bandung.
"Distro merupakan warisan angkatan 1998 yang memberikan inovasi dan inspirasi bagi kaum muda, yang bisa eksis dan berkembang hingga saat ini, kami merespon terobosan ini," kata Tisna Sanjaya.***2***
Syarif A























