ANTARAJAWABARAT.com. 15/2 - KONI Jawa Barat resmi membentuk Satuan Pelaksana (Satlak) Prestasi Jabar untuk memantapkan raihan target Jawa Barat pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII/2012 yang akan digelar di Riau, September 2012.

"Satlak Prestasi Jabar sudah dibentuk dan saat ini sudah mulai bergerak, salah satu melakukan verifikasi atlet, pelatih dan mekanik untuk mencapai target pada PON XVIII/2012 di Riau," kata Ketua Satlak Prestasi Jabar, Djumara Frasad di Bandung, Selasa.

Menurut Djumara, Satlak Prestasi yang dibentuk atas SK Ketua Umum KONI Jawa Barat itu akan bekerja efektif mulai 1 Maret 2012 mendatang. Salah satu tugasnya mengawal program pembinaan dan pelatihan atlet Pelatda Jabar untuk PON XVIII/2012 serta menyiapkan berbagai langkah strategis untuk menyukseskan Jabar pada ajang olahraga lima tahunan itu.

Satlak Prestasi KONI Jabar beranggotakan 26 orang, yang nantinya akan memonitor pelaksanaan Pelatda PON XVIII. Sedangkan proses verifikasi kontingen PON XVIII Jabar dilakukan oleh tujuh orang anggota tim itu.

Hasil verifikasi tim Satlak Prestasi, jumlah atlet Pelatda PON XVIII/2012 Jabar saat ini sebanyak 775 atlet, 182 pelatih serta 12 orang mekanik. Sebelumnya jumlah atlet Jabar yang masuk daftar sebanyak 999 atlet.

"Verifikasi itu berdasarkan hasil kelolosan pada babak kualifikasi PON, kejurnas serta hasil seleksi lainnya. Jumlah itu belum final karena kami masih akan melakukan verifikasi dan evaluasi tahap kedua dimana hasil finalnya Juni 2012 mendatang," kata Djumara yang juga Ketua I Bidang Organisasi KONI Jawa Barat itu.

Terkait optimalisasi persiapan Pelada PON XVIII/2012, Satlak Prestasi KONI Jabar akan mengeluarkan buku panduan untuk pelaksanaan Pelatda yang akan menjadi acuan bagi para pelatih dan atlet dalam mengejar target.

"Satlak nantinya akan melakukan pemantauan pelaksanaan Pelatda PON XVIII, dua orang memantau dua sampai tiga cabang, namun mereka tidak masuk ke program pelatihan karena itu hak dan wewenang pelatih. Satlak Prestasi hanya memantau dan memfasilitasi bila ada kekurangan," katanya.

Data prestasi sementara, kata Djumara, sekitar 506 atlet Pelatda Jabar saat ini memiliki catatan prestasi dan raihan medali. Sehingga ia optimis selain medali emas, medali perak dan perunggu juga bisa dimaksimalkan dalam delapan bulan ke depan.

"Sentralisasi sudah dilakukan, disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi tiap cabang olahraga. Sejauh ini proses pelatihan dan pembinaan cukup lancar, dan tingkat kelolosan atlet pada babak kualifikasi sesuai dengan target, bahkan melampaui," katanya.

Sedangkan untuk memantapkan kesiapan atlet PON XVIII Jabar, KONI setempat akan menggelar Program Pembentukan Karakter yang akan digelar di Pusdikpassus Batujajar Kabupaten Bandung Barat mulai 19 Maret 2012.

"Program itu akan digelar untuk 400 atlet yang belum mengikuti pembentukan karakter yang akan digelar dalam dua gelombang. Sedangkan Atlet SEA Games 2011 yang sudah ikut program tidak diwajibkan, mereka tetap berlatih intensif," kata Djumara.

Pembentukan karakter sangat diperlukan, terlebih atlet-atlet Jabar saat ini rata-rata atlet muda sehingga kesempatan itu sangat strategis bagi pembentukan mental atlet.

"Setiap gelombang akan dilakukan selama 10 hari, seluruh atlet tinggal di asrama Pusdikpassus. Sejumlah tokoh, pahlawan olahraga, termasuk Ketua Umum KONI Pusat Mayjen TNI Purn Tono Suratman juga akan diundang," katanya.

Setelah mengikuti pelatihan itu, para atlet selanjutnya konsentrasi di Pelatda cabang olahraga masing-masing hingga menjelang keberangkatan ke Riau.

"Kami sudah menyusun jadwal pelatihan hingga pelaksanaan PON XVIII. Termasuk menyiapkan diri mengantisipasi kendala baik teknis maupun nonteknik," kata Ketua Bidang Organisasi KONI Jabar itu menambahkan.