KONI JABAR TUGASI "CARETAKER" BENTUK TIM PON

ANTARAJAWABARAT.com,21/2 - Ketua Umum KONI Jawa Barat H Azis Syarif menugasi "caretaker" Ketua Pengda PSSI Jawa Barat Bambang Sukowiyono untuk membentuk Tim Sepak Bola PON XVIII/2012.
"Kami sudah bertemu dengan caretaker Ketua Pengda PSSI Jabar dan saya tugasi untuk membentuk tim sepak bola Jabar secepatnya, KONI memberi waktu maksimal hingga akhir Mei 2012 sudah terbentuk dan selanjutnya memasuki pemusatan latihan," katanya di Bandung, Selasa.
Azis menyebutkan, KONI Jawa Barat mengakui kepengurusan PSSI pimpinan Djohar Arifin yang sah, sehingga delegasinya di Jawa Barat yakni "caretaker" Ketua Pengda PSSI Jabar harus didukung.
Ketua KONI Jabar menyatakan pihaknya tidak akan terlibat dukung-mendukung kepengurusan PSSI, namun yang terpenting bagi KONI Jawa Barat adalah pembentukan tim sepak bola oleh lembaga/kepengurusan yang sah saat ini.
"Bila dalam tiga bulan ke depan tim sepak bola PON Jabar tidak terbentuk, maka akan diambil alih oleh KONI Jabar. KONI akan membentuk tim sendiri untuk persiapan PON, kalau perlu merekrut Tim PSAD yang berdomisili di Jabar," kata Azis.
Pihaknya sudah bertemu dengan "caretaker" Ketua Pengda PSSI Jabar. "Bambang Sukowiyono bukan orang baru di sepak bola sehingga tidak akan kesulitan dalam membentuk tim PON," katanya.
Selain diberi mandat untuk membentuk tim sepak bola, "caretaker" Pengda PSSI Jabar juga ditugasi untuk membentuk Tim Futsal PON XVIII Jawa Barat, baik tim Futsal maupun Sepak Bola Jabar lolos ke PON setelah melewati babak kualifikasi yang cukup berat.
Khusus bagi tim sepak bola Jabar, lolos ke PON XVIII itu merupakan "come back" setelah absen pada PON XVI/2004 di Palembang dan PON XVII/2008 di Kalimantan Timur.
Terakhir, prestasi tim sepak bola Jawa Barat pada ajang PON meraih medali perak setelah kalah di final pada PON XV/2000 di Surabaya, bahkan melahirkan pemain-pemain yang kemudian bersinar di ajang Liga Indonesia.
"Kami menghargai proses kepengurusan yang dimandatkan oleh PSSI di Jabar sehingga pembentukan tim saya serahkan ke mereka, meski untuk mencapai target tanggung jawab itu ada di tangan saya selaku Ketua KONI Jabar. Bila dalam tiga bulan ini tim tidak terbentuk maka kami akan mengambil alih dan membentuk tim sendiri," kata Azis Syarif.
Menurut Azis Syarif, pihaknya akan memantau terus pembentukan tim sepak bola PON XVIII Jabar, karena terkait dengan upaya Jabar untuk mengembalikan prestasi sepak bola di ajang PON.
Pembentukan tim sepak bola Jabar, lanjut Azis, tidak akan sulit karena sudah ada para pemain eks babak kualifikasi PON lalu, serta ditambah dengan beberapa pemain potensial lainnya.
Inventarisasi atlet sepak bola tidak akan kesulitan untuk membentuk tim PON Jabar.
"Kan sudah ada tim dari babak kualifikasi yang lalu, ditambah pemain lain untuk menambalnya. Ada beberapa pemain PSAD juga yang kami lihat bagus untuk direkrut, karena fisiknya bagus," katanya.
Meski demikian, pihaknya saat ini menyerahkan pembentukan tim kepada "caretaker" Ketua Pengda PSSI Jabar Sukowiyono untuk membentuk tim.
"Bagi KONI yang terpenting tim bisa terbentuk dan tahapan latihan bisa berjalan dengan baik sesuai yang kami harapkan. Waktu tiga bulan menjelang PON saya kira cukup untuk mematangkan tim," kata Azis.
Ia menyebutkan pihaknya tidak akan tergiring ke dalam konflik di PSSI dalam menetapkan tim sepak bola PON XVIII/2012 Jabar, karena prosedur dan aturan mainnya sudah jelas menggunakan regulasi PSSI.
"Bagi KONI, yang terpenting tim itu berisikan pemain asal Jawa Barat dan punya kapasitas dan kemampuan untuk menmbentuk tim kuat. Dari sisi kualitas pemain Jabar saya kira masih diperhitungkan di tingkat nasional. Kami tidak akan menyia-nyiakan kesempatan setelah dua PON absen," katanya. ***3*** (S033)
Syarif A























