KADER BERMASALAH SULIT IKUT PENJARINGAN CALON GUBERNUR

ANTARAJAWABARAT.com,22/2 - DPD Partai Demokrat Jawa Barat, menyatakan penjaringan calon gubernur/wakil gubernur terbuka bagi seluruh kader, termasuk kader yang sedang mengalami masalah dengan hukum, tapi kemungkinan besar calon bermasalah akan berhadapan dengan rekomendasi tim penjaringan.
"Saat ada calon bermasalah, kita tidak akan rekomendasikan dan bisa kita gugurkan. Sesuai pesan dari pusat, kami sedang bersih-bersih kader bermasalah. Calon yang punya masalah boleh saja mendaftarkan diri, tetapi akan sulit rekomendasi," kata Ketua Tim Penjaringan calon Gubernur/Wagub Jabar DPD Partai Demokrat Jabar Didin Supriadin di Bandung, Selasa.
Menurut dia, sebagai partai pemenang pemilu, Partai Demokrat beritikad mengantarkan kader terbaiknya untuk memenangkan Pilgub Jawa Barat, sehingga pihaknya akan langsung bekerja dengan membuat tahapan-tahapan penjaringan.
"Kami tidak merasa terlambat karena masih ada waktu satu tahun lagi. Memang beberapa partai sudah bergerak, bahkan ada yang memunculkan nama, tetapi tidak terlambat juga kita melakukan proses sekarang. Kami sebagai pemenang pemilu 2009, ingin punya ketua DPRD yang bersanding dengan gubernur dari kader sendiri," kata Didin.
Dikatakannya, proses penjaringan dimulai dengan pembentukan tim sesuai rapat DPD Partai Demokrat Jabar pada Senin (20/2) lalu yang dihadiri pengurus harian, badan, dan anggota Fraksi PD DPRD Jabar.
Mengenai masa penjaringan atau pembukaan pendaftaran bakal calon gubernur/wakil gubernur Jawa Barat, kata Didin, akan dimulai melalui pengambilan formulir pada tanggal 1 hingga 7 Maret 2012 yang terfokus di kantor DPD Partai Demokrat Jabar.
"Kami memberikan keleluasaan bagi kader untuk mencalonkan, bisa menjadi gubernur, wakil gubernur, atau kedua-duanya. Proses penjaringan hanya berlaku untuk kader internal. Kader yang akan akan mencalonkan diri bisa mengambil formulir dengan membawa sejumlah persyaratan. Paling penting KTP, KTA (kartu tanda anggota) Partai Demokrat, dan tidak bisa diwakilkan," ujar Didin.
Ia mengatakan, Partai Demokrat tak akan menghambat pihak luar untuk ikut dalam proses penjaringan dan figur tersebut harus mendaftarkan dulu sebagai kader untuk mendapatkan KTA partai.
Untuk kader yang telah mendaftar, kata Didin, wajib mengembalikan formulir pada 8 sampai 14 Maret 2012 dan ketika pengembalian formulir, dilampirkan juga sejumlah persyaratan, diantaranya visi misi calon, curiculum vitae, pas foto, surat keterangan catatan kepolisian (SKCK).
Ia menuturkan, bagi calon yang lolos persyaratan administrasi, lanjut Didin, akan mengikuti pengenalan dan penyampaian visi misi internal pada 15 Maret.
"Ada proses pengenalan dan penyampaian visi misi dihadapan seluruh struktural Partai Demokrat se-Jabar dan calon diharapkan bisa akrab dan diterima seluruh kader," katanya.
Usai proses pengenalan di internal, Didin melanjutkan, calon melakukan sosialisasi kepada publik selama sebulan, mulai 16 Maret sampai 16 April 2012.
"Nantinya, para calon diberikan kesempatan untuk sosialisasi kepada masyarakat. Kegiatan-kegiatan akan disarankan mengena kepada masyarakat dan kader. Tapi ada koridor-koridor sehingga proses tersebut mendapat simpati sehingga menaikan popularitas dan elektabilitas calon," ujarnya.***1***
Ajat S























