SARJANA SENI BANGUN SEMANGAT CINTA SENI BUDAYA
ANTARAJAWABARAT.com,22/2 - Sarjana seni diharapkan tidak asyik sendiri, namun diharapkan menjadi agen pembaharu di bidang kesenian, membangun dan membangkitkan kembali kesadaran masyarakat untuk mencintai seni budaya, kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar Nunung Sobari.
"Sarjana seni sangat dibutuhkan sebagai seorang organiator sekaligus manajer untuk kegiatan seni budaya di tengah-tengah masyarakat yang selama ini mengenal kesenian secara turun-temurun," katanya di Bandung, Rabu.
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar secara khusus memberikan pembekalan kepada 52 sarjana seni perwakilan dari kabupaten/kota di Jabar yang akan diterjunkan sekaligus menjadi ujung tombak pengembangan seni tradisional di daerah.
Ke-52 Sarjana Seni ini, mendapatkan pembekalan tentang "Seni Helaran Menghirupkan dan Memberdayakan," "Musikalitas Dalam Seni Helaran" dan "Seni Helaran Sebagai Daya Tarik Wisata Pariwisata di Jawa Barat."
Ia menjelaskan pemberdayaan Sarjana Seni merupakan program Bidang Kesenian dan Perfilman Disparbud Jabar dalam rangka pelestarian kesenian di Jawa Barat.
Kegiatan ini, untuk mengakomodir dua sisi kepentingan, sisi pertama untuk pelestarian seni budaya dan sisa yang kedua untuk memberdayakan Sarjana Seni yang memiliki keahlian di bidang seni.
"Pemberdayaan Sarjana Seni ini lebih ditekankan kepada peran aktif pemerintah Kab/Kota dalam hal ini dinas yang menangani bidang kesenian, mulai dari pemilihan sanggar seni sampai pada pengusulan Sarjana Seni, supaya program ini lebih efektif dan tepat sasaran," katanya.
Hasil kerja para Sarjana Seni ini, lanjutnya, akan ditampilkan pada acara Kirab Seni Budaya yang akan dilaksanakan di empat Zona Beda Budaya, yaitu, Zona Priangan I di Kota Tasikmalaya, Zona Melayu Betawi di Kota Bekasi, Zona Priangan II di Kota Sukabumi dan Zona Cirebonan Dermayon di Kab. Indramayu.
"Pemeliharaan kesenian itu tidak hanya sekedar pelestarian, revitalisasi dan rekonstruksi seni saja, melainkan juga harus diperkenalkan kepada masyarakat, sehingga kesenian itu menjadi identitas dan kebanggan kelompok masyarakat itu sendiri," kata pria mantan Kepala Anjungan Jabar di TMII itu.
Sertiap perwakilan Sarjana Seni yang ikut serta dalam pembekalan ini, akan membina 20 pelaku seni dan budaya daerah masing-masing.
"Seorang Sarjana Seni akan membina 10 seniman dan budayawan. Jadi, dalam satu daerah terdapat 20 pelaku seni dan budaya," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar itu menambahkan.***3***
Syarif A























