ANTARAJAWABARAT.com,23/2 - Peningkatan aktivitas Gunung Galunggung menjadi Waspada sejak 12 Februari 2012, akan mempengaruhi turunnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, dari sektor Pariwisata tahun 2012.

"PAD wisata terancam menurun setelah ditetapkan status Waspada Gunung Galunggung," kata Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum, kepada wartawan, Kamis.

Menurunnya PAD dari sektor Objek Wisata Gunung Galunggung, kata Uu, karena tingkat pengunjung terus mengalami penurunan sehingga tidak ada pemasukan retribusi dari pembayaran tiket masuk kawasan wisata.

Bahkan, Uu memprediksi, tingkat kunjungan wisatawan akan terus mengalami penurunan selama status Gunung Galunggung masih tetap Waspada.

"Padahal Galunggung salah satu penyumbang terbesar PAD dari sektor pariwisata di Kabupaten Tasikmalaya," katanya.

Agar PAD tidak mengalami penurunan secara drastis, Uu akan menginstruksikan kepada Dinas terkait untuk segera melakukan sosialisasi bahwa Gunung Galunggung aman dikunjungi pada radius 500 meter dari puncak kawah gunung.

Sosialisasi yang akan dilakukan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, kata Uu, dengan memberitahukan kepada masyarakat agar tidak takut atau panik dengan adanya peningkatan status Waspada gunung tersebut.

"Kami akan melakukan sosialisasi melalui dinas teknis terkait bahwa Gunung Galunggung aman diluar radius 500 meter dari kawah," katanya.***3***

feri P