ANTARAJAWABARAT.com,13/4 - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat menyatakan pengamanan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2012 di wilayah Jabar tidak akan mencolok, pihaknya akan menerapkan sistem terbuka dan tertutup untuk personil polisi yang menjaga dan mengamankan UN.

"Tapi kita memang tidak mencolok untuk pengamanan UN ini. Pada saat pelaksanaan un tidak mencolok artinya petugas berpakaian preman tetap hadir, terbuka dan tertutup," kata Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Martinus Sitompul, di SMA Terpadu Krida Nusantara Jalan Cipadung Kota Bandung, Jumat.

Pengamanan tidak mencolok tersebut dilakukan supaya tidak menambah beban psikologis siswa yang menjadi peserta UN.

Ia menjelaskan, Polda Jabar telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan terkait pelaksanaan Ujian Nasional pada hari Senin (16/4) mendatang.

"Memang kita bekerja sama dengan Disdik dan memang Disdik minta bantuan pengamanan terkait pelaksanaan UN di Jabar," ujar Martinus.

Pengamanan yang dilakukan oleh Polda Jabar, kata Martinus meliputi pengamanan saat penyimpanan soal UN, pendistribusian soal UN, pelaksaan ujian dan pengembalian soal UN ke tempat semula (Gudang UN Jabar di Bekasi).

"Jadi ada empat tahapan pengamanan untuk UN, dari mulai persiapan, pelaksanaan sampai kepada pasca pengaman itu sendiri," kata dia.

Pelaksanaan UN pada tahun ini akan mulai dilaksanakan pada tingkat SMA/MA yang digelar pada tanggal 16-19 April 2012.

Kemudian UN dilanjutkan untuk jenjang SMP/MTs dan SMPLB tanggal 23-26 April 2012 serta tingkat SD/MI/SDLB akan digelar pada tanggal 7 hingga 9 Mei 2012.

Sementara itu, untuk Provinsi Jabar sendiri berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Jabar UN tingkat SMA/SMK/MA akan dilaksanakan pada 16 April mendatang secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.

Adapun jumlah peserta UN 2012 tercatat 1.940.703 siswa yang terdiri dari peserta UN SMP sebanyak 668.386 orang, peserta UN SMA sebanyak 157.717 orang, peserta UN SMK sebanyak 199.642 orang, peserta UN madrasah aliyah (MA) sebanyak 40.384 orang dan peserta UN SD sebanyak 874.574 orang. ***3***

Ajat s