ANTARAJAWABARAT.com,23/4 - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menduga ada provokator di balik kejadian penyerangan dan pengrusakan masjid jamaah Ahmadiyah Baitul Rahim di Jalan KH U Syarifudin Desa Cipakat, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jabar, Jumat (20/4).
"Ya, ya seperti itu (ada provokator)," kata Ahmad Heryawan usai membuka Rapat Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), di Basement Gedung Sate, Jalan Diponegoro Nomor 22 Kota Bandung, Senin.
Berdasarkan informasi yang diperoleh pihaknya, kejadian penyerangan dan pengrusakan masjid Ahmadiyah di Kabupaten Tasikmalaya tersebut terjadi karena ada pihak-pihak tertentu yang menjadi provokator.
"Boleh jadi yang melakukan pelemparan ialah provokator yang memanas-manasi yang lainnya sehingga terprovokasi. Itu ada info ke kita," kata Heryawan.
Namun, kata dia, karena hal tersebut sudah terjadi maka salah satu hal penting dari kejadian tersebut bukannya mencari siapa yang menjadi provokatornya tapi siapa pelakunya.
"Kalau sudah kejadian kita kan tidak mempermasalahkan siapa provokatornya, tapi siapa pelakuknya di balik semua ini," katanya.
Gubernur berharap, kejadian pengrusakan dan penyerangan masjid Ahmadiyah di Kabupaten Tasikmalaya itu tidak terulang lagi dan semua pihak bisa menahan emosi.
"Kejadian yang di Tasikmalaya, tentu pertama kita berharap kejadian tersebut tidak terulang lagi. Yang kedua, kepada semua pihak tidak boleh mengumbar emosinya, harus menahan diri karena kalau terjadi kekerasaan urusannya bukan sosial biasa, urusannya sudah masuk ranah hukum," katanya.
Dikatakannya, Pemprov Jawa Barat menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk menangkap pelaku pengrusakan dan penyerangan masjid Ahmadiyah di Tasikmalaya tersebut.
"Makanya saya menyerahkan kepada kepolisian untuk menyelesaikan masalah ini," ujar Heryawan.
Sebelumnya diberitakan bahwa sekelompok masyarakat melakukan penyerangan dan merusak masjid jamaah Ahmadiyah Baitul Rahim Jalan KH U Syarifudin, Kampung Babakan Sindang, Desa Cipakat, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (20/4) sekitar pukul 10.00 WIB.***3***

Ajat S