400 KM DIBEBASKAN UNTUK JALUR SELATAN JABAR

ANTARAJAWABARAT.com,7/6 - Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan membuka jalur Selatan Jabar dengan membebaskan lahan sepanjang 400 kilometer agar jalan horizontal selatan selatan berada dalam posisi sejajar.
Kepala Dinas Bina Marga Jawa Barat, M Guntoro, di Kota Bandung, Kamis, pembangunan jalur selatan itu untuk pengembangan kawasan Jabar Selatan, jalur tersebut akan menghubungkan wilayah Pangandaran, Ciamis langsung ke Palabuhan Ratu dan Kabupaten Sukabumi.
"Sekarang kita sudah dibebaskan 11,5 hektar di Rancabuaya dan Garut untuk jadi kawasan ekonomi," kata Guntoro.
Menurut dia, apabila jalur tersebut selesai dibangun maka akan bisa menyambungkan titik-titik pusat produksi, wisata, pusat ekonomi yang selama ini sulit diakses di wilayah Jabar Selatan.
"Jalur selatan masuk dalam Pusat Kegiatan Nasional (PKN) Jabar dimana PKN selatan akan berpusat di Palabuhan Ratu dan Pangandaran," kata dia.
Dikatakannya, Provinsi Jabar telah mempunyai PKN yang semuanya ada di wilayah utara dan tengah yakni Bogor, Depok, Bekasi Bandung Raya serta Cirebon Raya.
"Supaya pengembangan PKN nyaman karena itu dibuka jalur selatan selatan dekat jalur yang sudah existing," ujar Guntoro.
Ia menuturkan, agar proyek infrastruktur ini berjalan mulus, provinsi akan mengambil alih sejumlah ruas jalan kabupaten dan meningkatkannya menjadi jalan strategis provinsi yang saat ini mencapai 336 km.
Ruas jalan di kabupaten tersebut, kata Guntoro, berada di wilayah Ciamis, Tasikmalaya, Garut, Cianjur hingga Sukabumi.
Ia menjelaskan, selama ini pemerintah daerah sedikit mengalami kesulitan untuk melakukan pemeliharaan karena memiliki keterbatasan anggaran.
"Memang selain jalan, ada sebanyak 167 jembatan yang akan dikelola oleh provinsi," kata Guntoro.
Pihaknya menambahkan, saat ini Dinas Bina Marga Jabar sedang melakukan kajian untuk membahas jalur-jalur tersebut yang kemudian akan diproses serta diusulkan.
***2***
Ajat S






















