ANTARAJAWABARAT.com, 20/6 - Inggris lolos ke perempat final Piala Eropa 2012 pada Selasa atau Rabu WIB, setelah "blunder" pengambilan keputusan wasit mengenai garis gawang, membantu mereka menang 1-0 atas Ukraina, hasil yang sekaligus mendepak tuan rumah dari kompetisi ini.

Sundulan Wayne Rooney di menit ke-48 sudah cukup untuk membawa Inggris memuncaki Grup D, dan mengirim mereka ke perempat final, di mana mereka akan menghadapi Italia di Kiev pada Minggu.

Bagaimanapun, Ukraina - yang tidak menurunkan kapten Andrei Shevchenko sebagai pemain pertama - tidak beruntung karena gagal mengamankan hasil imbang, setelah gol yang dilesakkan Marko Devic tidak disahkan wasit pada menit ke-62.

Devic bergerak cepat menuju kotak penalti Inggris dan melepaskan tembakan yang membentur kiper Inggris, Joe Hart. Bola melambung menuju gawang Inggris yang kosong.

John Terry melakukan gerakan akrobatik untuk mengeluarkan bola, namun meski pihak Ukraina bersikeras bola telah melintasi garis gawang, wasit tidak memberikan gol pada mereka.

Bagaimanapun, tayangan ulang televisi memperlihatkan bahwa bola telah melintasi garis gawang beberapa inci, namun sayangnya hal ini luput dari pengawamatan asisten wasit yang berdiri di samping gawang.

Ini merupakan kontroversi garis gawang yang mengingatkan pada gol Frank Lampard yang tidak disahkan, ketika Inggris bermain melawan Jerman di Piala Dunia 2010, dan hampir dipastikan hal ini akan mempercepat dipakainya teknologi garis gawang.

FIFA diharapkan akan menyetujui penggunaan dua sistem teknologi garis gawang, yang akan menjalani pengujian setelah Kejuaraan Eropa.

Inggris akan berhadapan dengan Italia pada perempat final, dengan pemahaman bahwa mereka dapat saja terpaksa pulang lebih cepat setelah bermain tidak terlalu bagus hampir sepanjang pertandingan.

Inggris mengandalkan keberuntungan mereka saat Ukraina mendominasi di babak pertama, menyajikan serangkaian permainan yang menjanjikan namun tidak mampu menembus rapatnya pertahanan Inggris atau kecekatan kiper Joe Hart.

Rooney yang kembali ke tim inti gagal untuk memoles lini depan Inggris - peran yang diharapkan pelatih Roy Hodgson, dan penyerang Manchester United ini terlihat kesulitan untuk mengembalikan ketajamannya.

Sentuhan-sentuhan pertama Rooney lebih sering berakhir mengecewakan, suatu tanda nyata bahwa penyerang Inggris ini merasakan kegelisahan dan kondisi kebugaran yang kurang ideal.

Hal itu tergambar jelas pada kegagalan sang penyerang untuk mengkonversi peluang emas yang dimiliki Inggris di menit ke-28, dengan Rooney yang tidak terkawal gagal melompat tepat waktu untuk menyambut umpan silang dari Ashley Young.

Selain peluang tersebut, babak pertama menjadi milk Ukraina, yang memulai pertandingan dengan bagus. Ukraina mendapat peluang pertama melalui sepakan Denys Garmash yang masih melambung tinggi pada menit keenam.

Tidak lama kemudian Terry menyelamatkan pertahanan timnya, dengan mengamankan timnya dari ancaman yang dilakukan Andrei Yarmolenko, yang menusuk masuk ke kotak penalti Inggris.

Scott Parker kemudian menutup jalur tembakan Devic pada menit ke-12, di saat Inggris terus kesulitan mengembangkan permainan.

Terry kembali harus beraksi pada menit ke-18, ketika ia memblok tembakan Yevgeny Konoplyanka dengan bahunya, di saat gempuran Ukraina terus berlanjut.

Young membuat kesalahan yang kemudian membiarkan Oleg Gusev, yang melakukan gerakan memotong dari kanan dan melepaskan tembakan melayang di atas mistar.

Gol terlihat akan segera hadir pada menit ke-30, ketika Artem Milevskiy memberi umpan kepada Yarmolenko ke dalam kotak penalti, namun Hart masih mampu mengamankan gawangnya dari jarak dekat.

Yarmolenko kemudian membuat pendukung Ukraina bersorak di saat dirinya melakukan giringan hebat menuju kotak penalti Inggris, yang kemudian masih dapat diamankan Lescott.

Namun Inggris masih mampu mempertahankan gawangnya sampai babak pertama usai, dan tiga menit babak kedua berlangsung, mereka mampu mencetak gol yang mengejutkan tuan rumah.

Steven Gerrard menaklukkan Yarmolenko dari sisi kanan dan mengirim umpan silang menuju jantung pertahanan Ukraina. Bola sempat menyentuh dua pemain Ukraina sebelum melewati kiper Andriy Pyatov, dan diselesaikan Rooney dengan sundulan mudah.

Ukraina mampu kembali memberi perlawanan, dengan Milevskiy melepaskan tandukan yang masih melambung di atas mistar pada menit ke-60, sebelum terjadi insiden yang melibatkan Devic dan Terry, yang dipastikan akan membuat judul-judul berita didominasi oleh debat seputar teknologi garis gawang.

Kehadiran Shevchenko dari bangku pemain cadangan pada menit ke-70 membuat Ukraina kembali menebar ancaman, namun tidak ada akhir cerita dongeng bagi sang penyerang veteran karena Inggris mampu mempertahankan kemenangannya ini.

(ANTARA/AFP)