ANTARAJAWABARAT.com, 22/6 - Walau sudah menyiapkan busana muslimah, Trio Macan tetap tidak bisa tampil di "Konser Aseek" yang diadakan Radio Cosmo Bandung, di Hanggar PT Dirgantara Nusantara, Sabtu (23/6), karena ada syarat dari FPI yang belum bisa dipenuhi panitia agar tiga penyanyi yang kondang dengan lagu "Iwak Peyek" itu bisa tampil.
Pernyataan batal tampilnya Trio Macan di acara tersebut juga disampaikan kelompok itu melalui tayangan video di Kantor Radio Cosmo, Kota Bandung, Jumat.

Dalam tayangan tersebut, Lia "Trio Macan" mengaku sedih dan memohon maaf karena batal mengisi konser tersebut.

"Kami sangat menyesal tidak bisa hadir di acara Radio Cosmo. Padahal dalam performance kami nanti, kami akan menggunakan gaun dan jilbab sekalipun," kata Lia.

Lia mengaku heran, bingung dan mempertanyakan teguran FPI karena selama ini ia dan dua rekannya tidak akan tampil seronok atau goyang erotis di konser itu.

Direktur Radio Cosmo Mufti Muchtiar menambahkan, persyaratan yang diajukan oleh FPI kepada Trio Macan cukup berat karena selain harus dihadiri Muspida di Pemkot Bandung, syarat tersebut juga harus mengikat dan menjadi acuan bagi Trio Macan.

"Trio Macan menyatakan siap tambil beda dan membawakan 'single religi' di konser nanti. Ini suatu kebanggaan bagi FPI seharunya, tapi syarat itu harus jadi acuan bagi Trio Macan dan grup lainnya jika ingin tampil di daerah lainnya, bukan hanya di Bandung," kata Mufti.

"Pembatalannya bukan oleh pihak Trio Macan, tapi oleh kami selaku penyelenggara konser tersebut, " kata Mufti Muchtiar.

Menurut Mufti, salah satu alasan yang membuat pihaknya membatalkan kedatangan Trio Macan dalam konser itu adalah tidak bisa memenuhi syarat yang diajukan oleh Front Pembela Islan (FPI) yang sebelumnya melakukan aksi unjuk rasa menolak kedatangan kelompok penyanyi itu.

"Intinya tiga syarat itu (dari FPI) dan sudah ditandatangi oleh Trio Macan bisa dipenuhi," kata dia.

Akan tetapi, kata Mufti, dalam syarat yang diajukan oleh FPI agar Trio Macan bisa tampil di Kota Bandung tersebut juga harus dihadiri dan ditandatangi oleh unsur muspida seperti Wali Kota Bandung, Kapolrestabes Bandung, Dandim dan Ketua MUI Kota Bandung," kata dia.

Persyarat itu, kata dia, yang membuat Trio Macan tidak mungkin tampil.