ANTARAJAWABARAT.com,5/7 - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Kamis pagi, mengakhiri rangkaian kunjungan kerjanya ke Darwin dan Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, 2-5 Juli.

Kepala Negara beserta Ibu Ani Yudhoyono dan rombongan dijadwalkan meninggalkan Bandara Umbu Mehang Kunda, Sumba Timur sekitar pukul 08.00 pagi wita.

Dalam kunjungan kerja seharinya di Sumba Timur, Presiden menegaskan komitmen pemerintah untuk mendorong percepatan pembangunan di Indonesia timur dan menjadikan provinsi-provinsi di Indonesia timur sebagai lumbung ternak Indonesia.

Sebelumnya, pada jumpa persnya bersama PM Australia Julia Gillard, Presiden Yudhoyono mengatakan, dirinya mendorong Australia untuk bekerja sama dalam investasi peternakan sapi di Indonesia.

Menurut Presiden, meningkatnya kebutuhan daging masyarakat Indonesia yang kesejahteraannya juga terus meningkat menjadi potensi investasi di bidang ini.

Sementara pemenuhan pasokan daging oleh Australia melalui impor dirasa lebih menguntungkan satu pihak. Untuk itu, ia berharap ke depan, selain impor yang selama ini telah dilaksanakan juga adanya investasi.

"Disamping apa yang telah berlaku sekarang, jangka menengah dan jangka panjang kita ingin kerja sama di dalam investasi peternakan sapi di Indonesia yang tentu memberi manfaat yang riil bagi bangsa kita," kata Presiden.

Dalam kunjungan kerjanya kali ini Kepala Negara didampingi oleh Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa dan Menteri BUMN Dahlan Iskan. Turut serta dalam kesempatan itu antara lain Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Gubernur NTT Frans Lebu Raya, dan Gubernur Papua Barat Abraham Atururi.

Sedangkan yang menyambut Presiden di Sumba Timur antara lain adalah Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu, Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo dan Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto. ***1***

antara