ANTARAJAWABARAT.com, 10/7 - Polisi hingga saat ini masih terus memburu pelaku penusukan seorang warga di sekitar proyek pembangunan Stadion Sepakbola Utama (SUS) Gedebage Kota Bandung, bernama Iyang Supriatna.

"Sampai saat ini kami masih mencari keberadaan pelaku. Untuk identitas sudah kami kantongi. Untuk korban sendiri sudah dilakukan visum dan sudah membuat laporan. Sekarang kondisinya sudah sehat lagi," kata Kapolsek Gedebage Kompol Darwan, Selasa.

Ia mengatakan, usai kejadian pihaknya langsung melakukan pencarian terhadap pelaku ke beberapa tempat yang dicurigai sebagai persembunyian pelaku seperti ke kawasan Jatinagor, Kabupaten Sumedang.

Pihaknya mengungkapkan jika sebanarnya korban tidak ditusuk oleh pelaku, melainkan hanya terkena sabetan pisau milik pelaku yang diketahui bernama Solihin.

Ketika ditanya apakah sabetan pisau adalah sebuah tindakan pembelaan diri dari pelaku, Darwan mengatakan hal itu bisa diketahui setelah pelaku bisa diamankan.

Dikatakannya, pelaku sebaiknya segera menyerahkan diri kepada pihak berwajib agar kasus ini cepat tuntas dan jika terbukti bersalah maka pelaku bisa terjerat pasal 351 KUH Pidana menganai penganiayan
Sementara itu, Proyek Manager PT Adhi Karya, Hedi Herdiana menuturkan atas kejadian warga yang mendatangi proyek pembangunan SUS Gedebage dan sempat terjadi bentrokan maka pihaknya menyerahkan semuanya kepada polisi.

"Kami semua serahkan kepada bapak polisi. Tapi untuk yang bersangkutan pasti ada sanksi dari kami," kata dia.


Pos Pengaman Dibakar

Sementara itu, massa tidak dikenal siang tadi membakar sebuah pos penjagaan di lokasi pembangunan Sarana Olahraga (SOR) Gedebage.

Aksi pembakaran ini diduga buntuk dari kisruh antara warga RW01, Kelurahan Ranca Numpang, Kecamatan Gedebage Kota Bandung dengan pihak pengembang SUS Gedebage yakni PT Adhi Karya, kemarin.

Salah seorang saksi mata Dadang (54) menuturkan pembakaran terjadi sekitar pukul 9.00 WIB oleh puluhan orang.

"Jadi tadi itu ada sekitar 30 orang tidak dikenal. Namun, saya gak kenal itu siapa. Udah ngebakar langsung pada pergi," katanya.

Untungnya beberapa saat setelah kejadian, beberapa pegawai di SUS Gedebage langsung memadamkan api dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Akibatnya, ratusan pegawai yang mengerjakan proyek pembangunan di SUS Gedebage tersebut diungsikan ke tempat aman untuk sementara waktu.***3***