ANTARAjawabarat.COM, 15/7 - Kegiatan tradisi balap kerbau di pesisir Pantai Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu, sebagai upaya pemerintah daerah meningkatkan minat wisatawan untuk berkunjung ke daerah pantai di Tasikmalaya.

"Pantai di Tasikmalaya ini belum optimal, makanya dengan balap kerbau diharapkan bisa menarik minat wisatawan," kata Kepala Bidang Pariwisata, Kabupaten Tasikmalaya, Engkus.

Menurut dia, kondisi pariwisata di wilayah Tasikmalaya bagian selatan dinilai belum optimal untuk bisa menarik minat wisatawan dalam dan luar kota atau mancanegara.

Adanya kegiatan hiburan seperti balap kerbau itu, kata Engkus mengharapkan bisa membangkitkan suasana objek wisata ramai dikunjungi oleh wisatawan.

"Selain bisa menarik minat wisatawan, kegiatan ini dapat membangkitkan ciri khas Cipatujah dengan balap kerbaunya, makanya ini harus menjadi agenda rutin setiap tahun," katanya.

Namun mengoptimalkan objek wisata di Tasikmalaya selatan, menurut Engkus perlu ditunjang dengan berbagai sektor terutama sektor insfrastruktur yang harus dibenahi untuk memberi kenyamanan kepada pengunjung.

Ia berharap pemerintah daerah yang telah menyusun pembenahan infrastruktur sepanjang pesisir pantai selatan di Tasikmalaya bisa menambah meningkatkan minat wisatawan, sekaligus menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Mudah-mudahan saja rencana pemerintah dalam pembangunan di pesisir pantai Tasikmalaya bisa secepatnya terealisasi," katanya.

Sementara itu, selain menggelar balap kerbau, juga digelar festival layang-layang di kawasan wisata Pantai Cipatujah yang diikuti 30 perserta dari beberapa daerah di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Kegiatan tersebut baru pertama kali digelar di Tasikmalaya yang juga bagian dari upaya pemerintah untuk memperkenalkan keindahan objek wisata pantai di Tasikmalaya kepada peserta festival layang-layang.

FERI P