ANTARAJAWABARAT.com,18/9 - Permasalahan kekeringan yang melanda Provinsi Jawa Barat menjadi salah satu poin penting yang disampaikan oleh Fraksi PDI Perjuangan Jabar dalam laporan reses II anggota DPRD Jabar masa sidang 2012.

"Dari paripurna tadi, salah satu poin penting dalam laporan reses fraksi kami ialah kita konsentrasi ke masalah kekeringan di Jawa Barat," kata anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Barat Deden Darmansyah, di Kota Bandung, Senin.

Atas permasalahan kekeringan tersebut, Fraksi PDIP, lanjut Deden, meminta agar Pemprov Jawa Barat lebih mengoptimalkan sistem pengairan khususnya yang berada di wilayah DAS Citarum.

"Seperti laporan petani di kawasan Pantura, musim tanam mereka relatif menjadi mundur karena walaupun sudah dilakukan pengerukan di Citarum tapi nyatanya di sana masih saja belum terairi. Berarti ini Perum Jasa Tirta belum maksimal pengaturan air di Citarum," ujarnya.

Menurut dia, harus diperjelas kembali siapa pihak yang bertanggung jawab dalam program pengerukan DAS Citarum ini agar masalah kekeringan di Jabar bisa teratasi ke depannya.

"Itu siapa yang sebenarnya berwenang apakah Pemprov, apakah Pemkab atau pemerintah pusat," katanya.

Selain masalah kekeringan, lanjut Deden, masalah lain yang dilaporkan partai berlambang Banteng itu ialah soal bantuan pedesaan yang diberikan oleh Pemprov Jawa Barat.

"Jadi kita minta Pemprov lebih menyentuh lagi ke pedesaan baik, sehingga warga desa bisa lebih merasakannya. Kemudian kita ingin memprogramkan program rumah layak huni bagi masyarakat desa dalam bantuan ini," katanya.***1***

Ajat S