ANTARAJAWABARAT.com,19/9 - Manisan mangga hasil olahan masyarakat daerah Pantura Cirebon dipasok untuk memenuhi permintaan konsumen dari Jakarta dan Bandung.

"Manisan olah Pantura Cirebon dipasarkan ke sejumlah daerah, pesanan dari Jakarta dan Bandung cukup mendominasi karena makanan khas tersebut cukup diminati oleh konsumen, selain harganya terjangkau rasa asam manis membuat pelanggan katagihan untuk mencicipinya,"kata Wati salah seorang perajin manisan mangga di Cirebon , Rabu.

Olahan kaya rasa berbahan mangga segar hasil panen petani Pantura Kabupaten Cirebon dan Indramayu, kata dia, permintaannya terus mengalami kenaikan, sehingga sering pesanan tidak terpenuhi.

Kendala usaha membuat olahan manisan mangga, tergantung hasil panen petani setempat kemarau berkepanjangan melimpah sehingga produksi bisa ditingkatkan, tapi hujan terus menurus pasokan mangga tersebut berkurang.

Musim hujan, kata Wati, perajin kesulitan mendapatkan kiriman mangga segar dari petani, kemarau panjang biasanya memanfaatkan untuk meningkatkan pembuatan manisan tersebut, karena bahan baku mudah didapatkan.

Sementara itu Karniati pedagang manisan mangga di Cirebon mengaku, permintaan manisan mangga untuk kiriman Jakarta dan Bandung terus meningkat, musim kemarau perajin bisa memenuhi pesanan mereka karena bahan baku melimpah.

Perajin mangga hanya memanfaatkan produksi musim kemarau, selain proses pengeringan secara alami mudah karena panas matahari bisa diandalkan, pasokan bahan baku yakni mangga segar memadai.

Usaha pengembangan untuk mengolah manisan mangga di daerah Pantura masih cukup potensial, kata Kar, karena proses pengeringan udara pesisir pantai mendukung, ditambah mudah mendapatkan pasokan bahan baku dari petani setempat jika panen mereka berhasil.

Haseem petani mangga di Indramayu mengaku, kemarau panjang produksi mangga Pantura meningkat dibandingkan hujan, sehingga bisa memenuhi permintaan sejumlah perajin makanan seperti, manisan mangga, sirop mangga, keripik mangga, dodol mangga.

Ia menambahkan, panen mangga Pantura berhasil dan memuaskan musim kemarau, tapi hujan berkepanjangan tanaman mangga tidak mampu menghasilkan buah dengan baik, sehingga petani sering merugi akibat gagal panen.***3***



Enjang S