Kamis, 05 Maret 2009
INDONESIA GUNAKAN BAHAN BAKAR NABATI TAHUN 2025
Ditulis Oleh : Juniar Maria Pardede
Bandung, 5/3 (ANTARA) - Indonesia menargetkan konversi bahan bakar minyak (BBM) ke penggunaan bahan bakar nabati (BBN) pada tahun 2025.

"Industri BBN di Indonesia merupakan industri bermasa depan cerah," kata Dr.Tatang Hernas Soerawidjaja, dosen Teknik Kimia Institut Teknologi Bandung (ITB) pada seminar nasional "Pengembangan Kebijakan, Manajemen, dan Teknologi di Bidang Energi dan Lingkungan", di kampus ITB Jalan Ganesha Bandung, Kamis.

Penggunaan BBN di Indonesia pada tahun 2025 akan mencapai sekitar 15,9 miliar liter per tahun masing-masing untuk etanol dan dan biodiesel. Oleh karena itu, sejak dini pemerintah layaknya sudah menambah kuantitas perkebunan, agar target ini bisa tercapai.

"Kita perlu mengantisipasi datangnya industri BBN. Berbagai tantangan harus sudah dibahas sejak dini," katanya.

Antisipasi yang bisa dilakukan terhadap indusri BBN yaitu menciptakan pasar awal yang stabil. Kestabilan pasar ini dapat dicapai dengan menetapkan kewajiban pemanfaatan BBN dan memberi subsidi terhadap harga BBN.

BBN merupakan salah satu bentuk energi alternatif yang prospektif untuk dikembangkan. Pengembangan bioenergi dapat mengurangi ketergantungan terhadap BBM, sekaligus meningkatkan keamanan pasokan energi nasional.

Pengembangan BBN menjadi sangat strategis dikarenakan meningkatnya pehatian dan kesadaran masyarakat dunia untuk menggunakan bahan bakar ramah lingkungan.

Lebih jauh lagi, pengembangan BBN di Indonesia dapat meningkatkan kemampuan Indonesia melalui pengembangan sumber daya lokal.

Sejalan dengan itu, pemerintah saat ini mendorong upaya-upaya penggunaan sumber-sumber energi alternatif lainnya. Energi alternatif dianggap layak dilihat dari segi teknis, ekonomi, dan lingkungan hidup yaitu BBN atau bioenergi (biofuel).

***2***
(T.PK-FPM/B/F004/F004) 05-03-2009 17:41:26










[ Kembali ]